INDONESIA - Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kawasan hutan terbesar di dunia, yang juga merupakan paru-paru dunia yang luas hutannya hampir mencapai 125 juta ha (2017). Keberadaan Indonesia tepat melewati garis khatulistiwa membuat keanekaragaman hayati mulai dari flora dan fauna banyak hidup di hutan tropis Indonesia. Hutan memiliki banyak fungsi selain sebagai penyedia oksigen untuk makhluk hidup, seperti tempat hidupnya fauna, hingga dijadikan tempat wisata atau dikenal dengan istilah ekowisata. Ekowisata merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan. Di Indonesia kegiatan ekowisata mulai dirasakan pada pertengahan 1980-an, dimulai dan dilaksanakan oleh orang atau biro wisata asing, salah satu yang terkenal adalah Mountain Travel Sobek – sebuah biro wisata petualangan tertua dan terbesar. Beberapa objek wisata terkenal yang dijual oleh Sobek antara lain adalah pendakian gunung api aktif tertinggi di garis khatulistiwa - Gunung Kerinci (3884 m), pendakian danau vulkanik tertinggi kedua di dunia - Danau Gunung Tujuh dan kunjungan ke danau vulkanik terbesar didunia - Danau Toba.
Di Indonesia terdapat banyak wilayah yang dijadikan wilayah Ekowisata, berikut daftar Ekowisata populer di Indonesia :
Tangkahan Eco Tourism, Sumatera Utara
Tangkahan berada di daerah pulau Sumatera yaitu Medan tepatnya di Binjai. Disini kita diajak untuk berinteraksi langsung dengan gajah yang hidup dialam bebas termasuk jungle trekkingbersama gajah dan memandikan gajah. Selain itu kita juga dapat melakukan waterfall camping, river tubing, dan sebagainya.
Desa Wisata Tembi, DaYogyakartaerah Istimewa
Ekowisata tidak selalu berupa alam, seperti desa Tembi. Disini kita bisa belajar membatik, melukis, membuat tembikar, sampai membuat tempe kedelai. Selain belajar membuat kerajinan khas Yogyakarta, kita juga bisa merasakan kehidupan pedesaan dengan tinggal di homestay yang ada di Desa Tembi, bertani, memancing, dan sebagainya.
Kawah Ijen, Jawa Timur
Keajaiban Kawah Ijen sudah banyak jadi perbincangan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Banyak fenomena alam langka yang bisa kamu nikmati di ekowisata gunung yang satu ini. Salah satunya Danau Kawah Ijen yang dapat berubah warna tergantung sinar matahari yang masuk ke dalam danau. Selain itu, yang paling dicari adalah blue flame yang hanya bisa dinikmati dini hari sampai sekitar pukul 05.00 pagi. Fenomena alam akibat tingginya kandungan sulfur pada tanah ini hanya bisa dinikmati di dua tempat di dunia, Islandia dan Kawah Ijen ini. Jadi tidak heran apabila banyak wisatawan yang rela jauh-jauh ke Banyuwangi dan melakukan trekking selama 2 jam untuk menikmati pemandangan langka ini.
Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur
Yang menjadi kebanggaan Indonesia salah satunya adalah keberadaan kadal purba, Komodo. Digadang sebagai satu-satunya spesies dengan relasi langsung kepada dinosaurus dan didokumentasikan telah hidup sejak 30 juta tahun yang lalu, maka tidak heran bahwa Pulau Komodo menjadi wakil Indonesia sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Taman Nasional Komodo sendiri terdiri dari 3 pulau, yaitu Pulau Komodo, Pulau Padar dan Pulau Rinca. Selain untuk melindungi habitat kadal raksasa ini, Taman Nasional Komodo difungsikan untuk melindungi kelestarian ekosistem flora, fauna, dan biota laut yang ada di sekitar ketiga pulau tersebut.
Pulau Rubiah, Aceh
Pulau Rubiah sendiri adalah sebuah pulau tak berpenghuni yang terletak di teluk Pulau Weh. Kalau melihat Pulau Rubiah tidak berpenghuni, maka bisa dibayangkan betapa “perawan”-nya obyek ekowisata di Pulau Rubiah. Penduduk lokal Pulau Weh biasanya menawarkan persewaan snorkeling untuk kamu supaya bisa berenang bersama ribuan ikan yang hidup di sekitar Pulau Rubiah. Terdapat setidaknya 15 jenis biota laut yang dilindungi oleh pemerintah di sana. Jika tidak ingin snorkeling, kita tetap bisa menikmati keindahan ekosistem bawah laut Pulau Rubiah karena air laut di sana masih sangat jernih dan kamu bisa melihat ke bawah laut sampai dengan kedalaman 15 meter.
Daftar di atas hanya menunjukkan 5 dari ratusan keindahan alam dan budaya negara kita. Mari kita explore lebih jauh kebudayaan dan ekowisata di Indonesia agar dapat menemukan hal yang baru dan membuat ekowisata di Indonesia semakin dikenal oleh negara asing maupun penduduk lokal.
(Source : http://blog.airyrooms.com/destinasi/5-destinasi-ekowisata-indonesia-spektakuler/)





Komentar
Posting Komentar